Blogger news

Selamat Datang di Pusat Informasi Pembangunan Desa Watumotaha Kecamatan Ngapa Kabupaten Kolaka Utara
Tampilkan postingan dengan label eHDW Stunting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label eHDW Stunting. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juni 2026

PELAKSANAAN POSYANDU DI DUSUN 1 DS. WATUMOTAHA

WATUMOTAHA – Senin, 15 Juni 2026. Pos pelayanan terpadu (POSYANDU) adalah kegiatan berbasis masyarakat yang bertujuan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang biasa dilaksanakan di Desa Watumotaha 1x setiap bulannya oleh Bidan Desa (Bides) yang dibantu oleh Kader PKM dan ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga).

Posyandu di lakukan di Dusun 1 Sulembe tepatnya di permandian Anawai.

Banyak manfaat yang dirasakan masyarakat, dengan adanya Posyandu, antara lain :

  1. Memperoleh kemudahan untuk mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi, dan anak balita.
  2. Pertumbuhan anak balita terpantau sehingga tidak menderita gizi kurang atau gizi
  3. Bayi dan anak balita mendapatkan kapsul Vitamin A.
  4. Bayi memperoleh imunisasi.
  5. Ibu hamil akan terpantau berat badannya dan memperoleh tablet tambah darah (Fe) serta imunisasi Tetanus Toksoid (TT).
  6. Ibu nifas memperoleh kapsul Vitamin A dan tablet tambah darah (Fe).
  7. Memperoleh penyuluhan kesehatan terkait tentang kesehatan ibu dan anak.
  8. Apabila terdapat kelainan pada bayi, anak balita, ibu hamil, ibu nifas dan ibu menyusui dapat segera diketahui dan dirujuk ke puskesmas.
  9. Dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang kesehatan ibu, bayi, dan anak balita.

Program kegiatan utama posyandu desa ini meliputi Kesehatan ibu dan anak, Keluarga Berencana, Imunisasi, Gizi, lansia dan Pencegahan dan penanggulangan penyakit. 

Seluruh warga dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan dasar yang ada di Posyandu ini, terutama; bayi dan anak balita; ibu hamil, ibu nifas dan ibu menyusui; pasangan usia subur; dan pengasuh anak guna mendapatkan derajat kesehatan yang lebih baik lagi.

Rabu, 20 Mei 2026

Pentingnya Pelayanan Posyandu untuk mencegah Stunting

 

Pelaksanaan Posyandu dan Pemberian Makanan Tambahan untuk Program Pencegahan Stunting di Desa Watumotaha Kec. Ngapa Kab. Kolaka Utara.



Stunting merupakan masalah gizi yang terjadi ketika anak mengalami pertumbuhan yang terhambat, baik dari segi tinggi badan maupun perkembangan fisik dan kognitif. Masalah ini sering terjadi pada anak usia di bawah dua tahun (balita) dan dapat berdampak jangka panjang pada kualitas hidup anak. Salah satu cara untuk menanggulangi stunting adalah melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang merupakan wadah bagi masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan lansia, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan pemberian makanan tambahan yang bergizi. Di Desa Watumotaha, Posyandu menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting melalui kegiatan rutin yang melibatkan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil.

  1. Tantangan dalam Pelaksanaan Posyandu di Desa
Meski Posyandu memiliki banyak manfaat, namun pelaksanaannya di desa juga tidak tanpa tantangan. Beberapa tantangan yang sering dihadapi antara lain:

  • Kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM): Kekurangan kader kesehatan terlatih yang dapat melaksanakan tugas dengan baik menjadi hambatan dalam pelaksanaan Posyandu.
  • Keterbatasan Sarana dan Prasarana: Beberapa unit posyandu di desa Watumotaha masih menggunakan fasilitas Kantor Desa untuk pelaksanaan kegiatan Posyandu.
  • Sosialisasi yang Belum Optimal: Masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kegiatan Posyandu, sehingga partisipasi mereka dalam kegiatan ini masih rendah.
  • Sumber Dana yang Terbatas: Posyandu sangat bergantung pada dana desa atau bantuan lainnya. Oleh karena itu, keterbatasan anggaran seringkali menghambat kelancaran pelaksanaan kegiatan.
  1. Upaya untuk Mengoptimalkan Posyandu di Desa

Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan upaya dari berbagai pihak, antara lain:

  • Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan: Melalui pelatihan dan pembinaan yang berkelanjutan, kader kesehatan diharapkan dapat lebih kompeten dalam melaksanakan tugasnya.
  • Peningkatan Sarana dan Prasarana: Pemerintah desa yang perlu dukungan pemerintah daerah perlu memastikan bahwa fasilitas yang digunakan untuk kegiatan Posyandu memadai dan nyaman bagi masyarakat.
  • Peningkatan Sosialisasi dan Edukasi: Pemerintah dan kader kesehatan perlu lebih intensif dalam mengedukasi masyarakat tentang manfaat Posyandu dan pentingnya partisipasi dalam kegiatan tersebut.
  • Pemanfaatan Teknologi: Penggunaan teknologi untuk mendata kegiatan Posyandu dan memantau kesehatan warga desa secara lebih efisien bisa menjadi langkah yang efektif.

Seperti yang dilakukan pada Pemerintah Desa Watumotaha dengan melaksanakan 

pemeriksaan kepada ibu ibu dan Balita. 



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost